daftar universitas dan sekolah bisnis swasta terbaik indonesia dengan fakultas teknik dan ekonomi terbaik, biaya kuliah terjangkau, beasiswa kuliah s2 di dalam dan luar negeri 2017

Jumat, 18 November 2016

Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah di Luar Negeri 2017


Semua orang yang mempunyai passion di pendidikan pasti menginginkan beasiswa, apalagi cara mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri 2017. Banyak beasiswa yang ditawarkan kepada para mahasiswa maupun calon mahasiswa itu sendiri.

Tetapi walaupun beasiswa tersebar banyak dan tersedia, membuat persaingan untuk mendapatkannya atau meraihnya juga semakin sengit dan ketat. Makin kesini makin banyak pelamar yang berkualitas, dari kemampuan akademis, organisasi, maupun berbahasa asing dan mempunyai pengalaman di berbagai bidang.

cara-mendapatkan-beasiswa-kuliah-di-luar-negeri-2017

Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah di Luar Negeri 2017 sudah menjadi sejarah

Hingga hari ini, sejarah cara mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri 2017 di Indonesia sudah terhitung sangat lama. Dari mas sebelum merdeka sudah banyak para pelajar di Indonesia dapat berkuliah di luar negeri memakai beasiswa.
Contohnya, wakil presiden pertama kita, Bung Hatta yang mendapatkan beasiswa ke luar negeri dari yayasan van deventer yang berasal dari Negara Belanda. Pada saat itu, Belanda bertujuan untuk membantu para pelajar Indonesia yang mempunyai kemampuan tetapi memiliki keterbatas untuk melanjutkan sekolah.
Pada era orde lama yaitu di tahun 60-an, Pemerintah mengirimkan mahasiswa yang berasal dari Indonesia ke Negara blok Timur seperti Rusia dan Cekoslowakia. Sedangkan pada orde baru, Pemerintah dari Amerika Serikat memberikan beasiswa kepada para tokoh Indonesia yaitu JB Soermalin, Emil Salim, Ali Wardhana, dan Dorodjatun KJ. Beasiswa tersebut berasal dari Ford Foundation. 

Perubahan Sistem Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah di Luar Negeri 2017

Perubahan sistem cara mendapatkan beasiswa kuliah di luarnegeri 2017 karena Indonesia berstatus Negara berkembang menuju Negara maju maka program beasiswa yang ditawarkan juga berubah,yang semula bersifat beasiswa bantuan, sekarang berubah menjadi kemitraan atau partnership yang otomatis berubah pula persyaratan dan sistem dan penyeleksian penerima beasiswa.

Beberapa Negara yang membantu Indonesia dalam hal beasiswa menurun drastis dan mengurangi dana utuk beasiswa karena Indonesia sudah tidak dianggap lagi prioritas untuk mendapatkan beasiswa yang bersifat bantuan,
Contohnya beasiswa StuNed yang berasal dari Pemerintah Belanda yang berawal dari beasiswa yang bersifat bantuan, kini bersifat kemiitraan atau partnership yang mengakibatkan profil dari kandidat pun berbeda.

Kini persaingan pun diutamakan pada faktor prestasi dan keunggulan di setiap pelamar baik dalam skill akademik dan nonakademik. Tidak ada lagi yang memprioritaskan jenis kelamin, geografis maupun faktor lainnya.
Jadi, sekarang bukan eranya lagi untuk mengharapkan beasiswa dalam bentuk bantuan yang mendapat pengecualian dan perlakuan khusus. Dunia yang menjadi semakin sempit dan menjadikan semuanya terhubung, dan menjadi sangat kompetetif saat bersaing karena menuntut suber daya manusia yang sangat bersaing.
Sebagai Negara terbesar di kawasan ASEAN dengan jumlah penduduk terbanyak, Indonesia bisa menjadikannya sebuah keuntungan karena mempunyai modal human capital dengan jumlah yang besar. Jangan membuat Indonesia malah manja dengan meminta segala keistimewaan dan kemudahan.
Maka keunggulan akademik bukanlah hal yang bisa ditawar begitu saja. Jika ingin kuliah di perguruan tinggi terbaik yang harus mempunyai akademik yang sangat tinggi. Namun akademik saja tidak cukup. Karena organisasi dan pengalaman juga menentukan dalam penerimaan beasiswa. Para foundation tidak begitu saja menerima akademik yang tinggi untuk menjadikanmu pantas menerima beasiswa. Kecuali kamu adalah pemenang olimpiade internasional.
Apakah kamu siap untuk menembus persyaratan kuliah yang semakin sulit ini?



Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah di Luar Negeri 2017

0 komentar:

Posting Komentar